Showing posts with label Banjar. Show all posts
Showing posts with label Banjar. Show all posts

Thursday, 21 August 2014

Busana Adat Pengantin Banjar, Kalimantan Selatan

Artikel berikut saya ambil dari sini.

Suku Banjar merupakan sebutan untuk penduduk asli yang mendiami wilayah Kalimantan Selatan. Secara geografis propinsi yang beribukota di Banjarmasin ini memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat, kawasan pantai di bagian timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di bagian tengah. Selain dikenal dengan wisata alamnya yang indah, suku Banjar juga memiliki kekayaan lain berupa tarian tradisional, musik tradisional, rumah adat, serta pakaian adat tradisional yang biasa dikenakan pada upacara tertentu seperti upacara pernikahan.

Bagi masyarakat Banjar pakaian adat dianggap memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan mereka. Hal ini tercermin dari berbagai ragam hias yang terdapat pada busana adat pengantin Banjar serta menjadi salah satu penanda identitas sosial yang tidak dimiliki oleh suku bangsa dinegara lain. Secara umum busana adat pengantin Banjar terdiri dari tiga jenis, yaitu bagajah gamuling baular lulut, ba’amar galung Pancaranan matahari, serta babajukun galung pacinan.


Thursday, 13 June 2013

Bakawinan (Resepsi Pernikahan)

 Resepsi Pernikahan Agnes Rianita & Yogi Firmansyah, hari Kamis, 13 Juni 2013 di Gedung Sarabakawa Tanjung. Pakaian Adat Banjarmasin (Busana Bagajah Gamuling Baular Lulut). Apa itu Busana Bagajah Gamuling Baular Lulut nanti dijelaskan pada posting selanjutnya.









Wednesday, 13 February 2013

Maharku

Mahar atau bisa juga disebut Mas Kawin adalah harta yang diberikan oleh mempelai laki-laki kepada mempelai wanita pada saat pernikahan. Mahar biasanya berupa uang.

Mahar berbentuk Mesjid

Nominal Mahar : 140 Riyal

Pananali & Banikahan

Alhamdulillh. ^_^
Alhamdulillah.. Pada hari ini aku resmi menikah. Selasa 13 Februari 2013.
Acara Banikahan (Pernikahan & Maatar Pananali / Patalian (Mengantar Pertalian, maksudnya barang-barang seserahan dari mempelai pria untuk mempelai wanita). 
Acara Banikahan (Pernikahan) seperti pada umumnya dilakukan hanya dihadiri oleh undangan Bapak-bapak saja, sedangkan acara Maatar Patalian dihadiri oleh ibu-ibu. Yang berbeda dari acara adat daerah lain, Maatar Patalian terdiri dari pidato penyerahan dari keluarga mempelai pria, pidato penerimaan dari keluarga mempelai wanita, penyerahan barang patalian secara simbolis kemudian yang terakhir melempar buah-buahan, uang receh & bunga rampai untuk para undangan yang hadir. Pidato penyerahan & penerimaan biasanya dilakukan dengan berbalas pantun, disitu letak uniknya.
Berikut ini saya tampilkan beberapa foto acara banikahan & baantar patalian.

Sunday, 6 June 2010

Sejarah Kain Sasirangan

 
 
Kain sasirangan adalah sejenis kain yang diberi gambar dengan corak dan warna tertentu yang sudah dipolakan secara tradisional menurut citarasa budaya yang khas etnis Banjar di Kalsel.
Secara etimologis istilah Sasirangan bukanlah kata benda sebagaimana yang dikesankan oleh pengertian di atas, tapi adalah kata kerja. Sa artinya satu dan sirang artinya jelujur. Ini berarti sasirangan artinya dibuat menjadi satu jelujur.
Kain sasirangan memang identik dengan kain yang diberi gambar dengan corak warna-warni berbentuk garis-garis jelujur yang memanjang dari bawah ke atas (vertikal). Sungguhpun demikian, istilah sasirangan sudah disepakati secara social budaya (arbitrer) kepada benda berbentuk kain (kata benda).

Berikut ini kisahnya.

Wadai (Kue) Khas Banjar

Artikel ini co-pas dari blognya urang Banjar yaitu http://malandau.blogspot.com/. Dengan salah satu postingannya tentang 41 macam wadai Banjar. Untuk keperluan arsip dan dokumentasi sekaligus ikut mempenalkan dan mempromosikan keberadaan wadai khas banjar pada dunia, maka saya buat juga postingan ini.


Wadai ini biasanya disajikan dalam acara adat Banjar, yaitu Mandi-mandi Pengantin, Mandi-mandi 7 buLanan, Khatam AlQur'an dan tepung Tawar (seLamatan untuk bayi yang baru Lahir). Dan biasanya ke 41 macam wadai ini bisa kita temukan pada acaranya tahunan Pasar Wadai Ramadhan yang ada di setiap Kabupaten di Kalimantan Selatan. Yang lebih khas bisa kita nikmati di atas perahu khas Kalsel yang disebut Jukung di atas Pasar Terapung. Untuk Artikel  tentang Pasar Terapung, akan saya postingan lainnya di blog saya.